Cara Pembuatan Pakan Ternak Dengan Jerami :
A. Bahan / media- Jerami padi yang sudah kering sebanyak 1 ton (sebaiknya dipotong-potong lebih duluantara 10-20 cm, karena pada dasarnya hewan ruminansia lebih suka dengan rumput yang pendek).
- Tangguh NASA : 2 botol ( 2 liter ) untuk 1 ton jerami.
- Molase ( tetes tebu ) : 0.2 % dari total berat atau 2 liter untuk 2 ton bahan pakan, apabila tidak ada molase bisa diganti dengan gula pasir sebanyak 1 kg atau gula merah.
- Air secukupnya.
- Terpal / plastik lembaran yang kuat untuk memeram jerami.
- Ember plastik.
- Gembor atau alat penyiram air.
- Siapkan Jerami, galaran untuk alas, siapkan air, siapkan PROBIOTIK TANGGUH, Siapkan Bekatul dan tempat untuk proses fermentasi yaitu bisa dengan terpal atau tempat lain yang dapat ditutup rapat.
- Tumpuk atau susun jerami kering sampai kira-kira ketebalan 20-30cm, kemudian siram dengan air yang sudah dicampur PROBIOTIK TANGGUH (takaran 5 tutup / 15 liter air) sampai kira-kira kadar air 60%, taburi bekatul di atas tumpukan jerami secara halus dan merata, tumpuk lagi jerami di lapisan atasnya dan perlakukan sama dengan perlakuan sebelumnya. Demikian seterusnya sampai pada ketinggian tumpukan jerami sesuai yang dikehendaki. Langkah selanjutnya tutup rapat tumpukan jerami tersebut 1-3 hari. Setelah itu tumpukan jerami yang ditutup selanjutnya dibuka dan diangin-anginkan sebentar agar dingin sebelum diberikan untuk pakan ternak. Simpan di tempat yang teduh (terhindar dari sinar matahari dan air hujan) untuk persediaan pakan ternak sampai dengan berbulan-bulan.
Proses fermentasi jerami padi dengan PROBIOTIK TANGGUH hanya memerlukan waktu 1 x 24 jam sehingga tidak repot menunggu terlalu lama untuk pemberian pakan ternaknya.
Catatan:
- Untuk 5 tutup botol PROBIOTIK TANGGUH (dengan pencampuran air 15-45 liter air) dapat digunakan memfermentasi jerami kurang lebih 1,5 kwintal.
-
Jika sebelumnya ternak belum pernah di berikan produk Nasa, agar ternak ber-selera memakan pakan hasil fermentasi tersebut, ada baiknya sebelum di berikan pakan fermentasi ternak di berikan Viterna dengan Dosis 2 cc per ekor. Cara pemberian bisa dengan menggunakan spet (suntikan ternak tapi di ambil jarumnya) lalu sedot Viterna sebanyak 2 cc dan masukan ke mulut ternak agar terminum habis.
Dengan menggunakan Viterna dan Probiotik Tangguh tersebut, maka nafsu
makan ternak akan meningkat sehingga akan mempercepat pertumbuhan
ternak dan mengurangi bau kotoran ternak. Cara tersebut telah banyak di
praktekkan para peternak kambing dan sapi yang kebanyakan mereka selain
beternak juga memiliki kesibukan lain, jadi dengan adanya alternatif
pakan fermentasi menggunakan produk Nasa tersebut, merekan tetap bisa
menjalankan peternakan dan juga melakukan aktifitas lain sehari-hari
tanpa harus di sibukkan mencari rumput atau menggembala ternak. Kerena
proses pembuatan pakan fermentasi tersebut sangat sederhana dan tidak
memakan waktu lama.
Demikian beberapa manfaat produk Nasa untuk pembuatan pakan Fermantasi, dan perlu digaris bawahi bahwa hasil dari pakan fermentasi tersebut tidak kalah dengan pakan yang biasanya (rumput hijau atau yang lainnya).
Semoga bermanfaat dan sukses para peternak Indonesia.
Demikian beberapa manfaat produk Nasa untuk pembuatan pakan Fermantasi, dan perlu digaris bawahi bahwa hasil dari pakan fermentasi tersebut tidak kalah dengan pakan yang biasanya (rumput hijau atau yang lainnya).
Semoga bermanfaat dan sukses para peternak Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar