Cara Budidaya lele anda dapat membuat ramuan pakan organik yang
berbahan dasar “Ampas Tahu” dengan tujuan agar lele dapat berkembang
seperti di habitat aslinya yaitu memakan makanan yang berasal dari bahan
organik dan ikan lele akan tumbuh dengan baik. Pakan alternatif ampas
tahu merupakan pakan buatan dengan bahan utama tahu dicampur berbagai
bahan lain. Selain itu hal tersebut juga untuk menekan atau mengurangi
biaya pengeluaran serta mengurangi menumpuknya limbah dari Ampas Tahu
tersebut. Budidaya ikan lele organik sangatlah murah dan mudah, sebab
harga pakan lele pabrikan yang berbentuk pellet harganya terus mengalami
kenaikan.
Setelah seluruh bahan dicampur dan diaduk rata kemudian dimasukkan ke
dalam drum, ember, atau kantong plastik yang diberi lobang udara dengan
menggunakan selang untuk mengalirkan gas atau udara yang ujungnya
ditutup plastik atau bekas gelas air mineral tetapi jangan terlalu
tertutup rapat (sebagian terbuka untuk keluar masuknya oksigen).
Kemudian disimpan dan dibiarkan selama 3 – 5 hari agar terjadi proses
fermentasi secara alami.
Bahan-bahan untuk membuat Ampas Tahu menjadi Pakan Alternatif Lele sebagai berikut:
- Ampas Tahu 5 Kg,
- Dedak Halus 5 Kg,
- Tepung Ikan 1 Kg,
- Tetes Tebu/Molase 1 liter,
- Tangguh Probiotik 2 – 3 tutup botol.
Setelah di Fermentasi 3 – 5 hari Pakan Lele Organik sudah bisa dimanfaatkan dengan ketentuan sebagai berikut :
- Bisa diberikan langsung ke Lele dengan cara dikepalkan sehingga lele bisa mengkonsumsi secara langsung.
- Disarankan diberikan ke Lele yang umurnya diatas 1 bulan dari penebaran ukuran benih 5-7, sebelumnya bisa diberikan dari hasil fermentasi dan pakan alami pupuk kandang.
- Pemberiannya jangan bersamaan dengan pemberian pellet ikan.
- Prosentase pemberian 5% dari Biomas Ikan (1,5 – 2 kali jumlah pemberian pakan Pellet).
- Frekuensi pemberian pakan lele organik dari ampas tahu ini bisa 2 – 3 kali sehari diberikan pada pagi atau siang hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar